Ternyata seorang pemulung ini adalah seorang penulis novel dan puisi-puisi. dan ini karyanya yang sudah terbit, "Mutiara
dalam lumpur" "Tunggu puisiku di ujung jalan itu" "mimpi yang sempurna"
"Nabila-Hikayat gadis rantauan-" dan karya lainya masih di tulis oleh
penulis ini...?
hasil
karyanya diterbitkan INDIX atau diterbitkan sendiri di penerbit META
KATA, meskipun diterbitkan sendiri hak cipt dan undang-undang dan ISBI
lengkap
(Dan ini hasil sinobsisnya dan buku barunya.)
Nabila.
Yang ditinggal pergi untuk selamanya oleh sang ayah. Besikeras merayu ibunya
agar mendapatkan izin merantau. Namaun ibunya tetap memegang teguh kata-kata
mendiang ayahnya, bahwasanya seorang wanita tidak boleh pergi jauh dari
rumahnya.
Sampai
suatu ketika keterpurukan ekonomi menghempit kehidupan keluarganya.
Adik-adiknya membutuhkan uang lebih banyak untuk tetap sekolah. Sementara usaha
gorengan ibunya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan perut. Pada akhirnya, dengan
berat hati, sang ibu mengiyakan permintaannya.
Mendapatkan
pekerjaan di kota besar tak semudah yang dia bayangkan. Di Surabaya, dia
bertemu dengan seorang pria yang bernama Munir yang ternyata adalah germo,
masih untung nasib baik berpihak kepadanya. Ketika dia dijual. Seorang wanita
yang bernama Anisa-salah satu korban Munir- menyelamatkannya.
Karena
takut dikerjar Munir. Anisa mengajaknya pindah. Kehidupan dibandung pun tak
seaman yang dia pikirkan. Hari pertama jualan kopi keliling. Dia harus
berurusan dengan para perampok berdarah dingin, karena mempertahankan uangnya,
lehernya di cekik hingga nyaris tak bisa bernafas. Mampukah Nabila menepati
janji kepada ibu dan adik-adiknya…?

.jpg)