Kamis, 10 Agustus 2017

AKU UNTUK MU

Aku ingin bersamamu
Bersama dalam satu langkah
Mengukir kata di antara bianglala


Aku ingin bersamamu
Mencintai tanpa batas
Mencintai tanpa lepas
Hingga nafas ini terlepas


Aku ingin bersamamu
Meski tak seindah yang kau bayangkan
Tapi aku tetap mencintaimu


Aku ada karena kau ada

bandung 2017 untuk istri tercinta


Selasa, 01 Agustus 2017

BUNGA

Telah kupetik bunga dada mu
Yang menarik nan memikat hati
Tak kan pernah ku biarkan melayu

Meski aku mencintai
Aku ingin tubuhku ringan tanpa keresahan
Berlayar pada kolam cinta yang sembunyi

Kini bunga yang aku petik
Menjelma sesuatu yang tak bisa diterka
Barangkali jelmaan itu tanda cinta yang tak terbatas


abd azis ana
bandung, 01/08/2017

Selasa, 18 Juli 2017

RITUAL



Ritual

Setelah aku rebahkan kepalaku diatas pahamu, rintik hujan kian membasahi jendela-jendela kamar dan bunyinya semakin keras hingga pecahkan batu dihalaman kamar
Setiap hujan seperti ini, sering aku melakukan ritual memeluk tubuhmu yang hangat itu dan sering pula mencium kening dan bibirmu.

“Jangan nakal kekasihku” bisikanya didaun telingaku sambil melemparkan senyum manis
Aku hanya tersenyum menatap wajahnya yang cantik,
Jauh dibenakku, aku membayangkan kau wanita yang paling cantik didunia ini. Tapi bibirku tak sempat mengatakan itu

Rintik diluar kamar mengajak merayu, lalu kau dengan malu-malu palingkan mukamu
Tak lama dari itu kau segera menjelma surga dan menawarkan sebuah bibir manis
Bantal guling diantara kita hanya diam sebagai saksi ritual
Abd Azis Ana
Bandung 09-05-2017


Kamis, 13 Juli 2017

KEMBALI

Pergilah
Menjauh dari sisi gelap
Tapi jangan lenyap


Kau yang di cinta
Dan kembali dengan sayap-sayap







Rabu, 12 Juli 2017

PUISI

PUISI




Aku tak mengerti apa yang aku tulis
Kata orang-orang itu puisi yang tertulis
Yang keluar dari pemikiran dan menjelma romantis


Meskipun begitu
Aku tetap tak mengerti
Walaupun tercipta sebuah puisi


Hingga Akhirnya puisi itu kembali lahir
Di antara wajah yang memudar


Kaulah puisi
Dan aku kata demi kata

abd azis ana
bandung 2017


Jumat, 26 Mei 2017

PECAH DI BIBIR

PECAH DI BIBIR

Pecahlah hening di bibirmu
Dan aku peluk tubuhmu yang berupa tubuhku
Nafasmu jelas aku dengar digelap kamarku

Ciumlah dahiku
Sebelum dunia ini kiamat
Lalu ceritakan Tubuhku pada senja barangkali mereka mengerti


Mendekatlah
Aku ingin pecah di sela-sela rambut mu
Aku ingin pecah dibibirmu
Aku ingin pecah dengan Ayat-ayat yang kau lantunkan


Setelah aku menyerupai
Janganlah cemburu
Sebab aku ingin mencintai dengan dicintai


Jangan bertanya tentang cinta
Sebab cinta bukanlah bentuk wajah
Jika cinta lantaran wajah
Lalu bagaimana kau mencintai Tuhan tanpa wajah..?

Abd Azis Ana
Bandung 26 Mei 2017



SEPOTONG WAJAH

SEPOTONG WAJAH

Di kamar yang lelah
Aku kehilangan wajahku yang menyurapai wajahmu
Dan dengkur suaramu hilang tiba-tiba


Sesekali aku meratap
Pada dinding
Pada kasur
Pada bantal-bantal yang penuh peta
Aku tak menemukan wajahmu, melainkan sepi menikam

Di sudut kamar itu
Kau tertawa terbahak-bahak
Sambil meliriku dengan penuh cemburu


Lantas kau berteriak pada linglungku "Aku ada disini, wajahku telah tersalip pada lukisan kenanganmu"

Abd Azis Ana
Bandung. 26 Mei 2017

gambar goole

Selasa, 23 Mei 2017

INGIN BERSAMA MU

AKU INGIN BERSAMA MU

Aku ingin bersamamu
Di antara kata-kata yang hening
Di antara bintang di kamar itu


Aku ingin memeluk mu
Antara gelap dan terang
Dan tak ingin berpaling dari mu

Aku ingin Mencintaimu
Dari hidup dan matiku

Abd Azis Ana
Bandung 2017

Senin, 22 Mei 2017

KACA MATA DI MATA MU

Kaca Mata Dimatamu


Mungkin kau belum tahu, akulah lelaki yang mencintai mu.
Saat kau membuka kaca matamu dan melirik kearahku.
Sungguh sulit aku membayangkan ataupun menulis Puisi tentang cantikmu.


Ketika kau mendekat dan memeluk tubuhku.
Aku rangkum bau Tubuh mu dalam aksara, dan petakan dibantal guling, barangkali kau tak lagi lupa pulang.
Di aksara itu.
Aku ceritakan tentang cintamu, tentang cantikmu, tetang abadimu
Dan di bantal itu
Aku tulis pula peta tentang kita


Sementara Bulan mengatung diatas langit kamar, kakinya di ayun-ayunkan
Seakan-akan ia jatuh cinta pula
Ketika ia tahu tentang Aksara dibantal guling yang aku tulis

Abd Azis Ana
Bandung 22 mei 2017




RITUAL

Ritual



Setelah aku rebahkan kepalaku diatas pahamu, rintik hujan kian membasahi jendela-jendela kamar dan bunyinya semakin keras hingga pecahkan batu dihalaman kamar
Setiap hujan seperti ini, sering aku melakukan ritual memeluk tubuhmu yang hangat itu dan sering pula mencium kening dan bibirmu.

“Jangan nakal kekasihku” bisikanya didaun telingaku sambil melemparkan senyum manis
Aku hanya tersenyum menatap wajahnya yang cantik,
Jauh dibenakku, aku membayangkan kau wanita yang paling cantik didunia ini. Tapi bibirku tak sempat mengatakan itu

Rintik diluar kamar mengajak merayu, lalu kau dengan malu-malu palingkan mukamu
Tak lama dari itu kau segera menjelma surga dan menawarkan sebuah bibir manis
Bantal guling diantara kita hanya diam sebagai saksi ritual
Abd Azis Ana

Bandung 09-05-2017
GAMBAR DI GOOLE

AGAMA BUKAN WARISAN

Saya kurang setuju jika Agama Islam adalah Agama Warisan.


Kita sebagai Ummat Islam tentu tahu hadists Muslim yang menjelaskan 

"Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, kecuali orang tuanya yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi." (HR Bukhari 1296). 

Dari sinilah kita tahu bahwa Banyi yang baru lahir itu dalam keadaan Sci tanpa Noda sedikitpun.  Bayi itu diibaratkan Kain putih tanpa noda sedikitpun. 


saya tak ingin menjelaskan panjang lebar tentang hadist diatas tapi yang jelas Saya kurang setuju jika Agama Islam di anggap Agama warisan.


Silahkan tanya keahlinya..?
Maaf jika ada kesalahan dari saya


Rabu, 08 Februari 2017

TIDURLAH KEKASIHKU

TIDURLAH KEKASIHKU


Tidurlah kekasihku
Siang telah menjelma gelap
Langit-langitpun penuh dengan lampu bermekaran


Tidurlah kekasihku
Jangan lupa pakai baju tidur mu
Sebab angin kian bersiul dari jendela-jendela kecil

Tidurlah
Esok kau akan jumpai sepotong roti dariku
Dan secangkir kopi


Lantas....!
Aku cium kening mu dengan Cinta
Cinta yang belum sempat aku berikan tadi Malam

abd azis ana

bandung 25/01/2017



Kamis, 26 Januari 2017

BIARKAN KATA-KATA YANG BICARA



BIARKAN KATA-KATA BICARA


Biarkan kata-kata bicara
Bicara apa saja
Meski pandanganku atau pandangan kau berbeda
Kita tetap satu tujuan


Biarkan kata-kata bicara
Bicara tentang kehidupan
Tak perduli apapun Agama kita
kita tetap satu tujuan


Biarkan kata-kata bicara
Tentang kebenaran


Biarkan saja kata-kata gila
Sebab mulutku tak mampu merangkul


Biarkan
kata-kataku mengubah diri kita

abd azis ana
bandung 2017

MENJADIKAN MU

MENJADIKAN MU


Senyum mu
Terukirlah sudah dalam gua-guaku
Dan berlayar pada laut cintaku


Pada senyummu
Aku diam sambil bacakan puisi-puisi rindu
Dari nafasku yang tak mampu
Menjelma sabda yang tak dimengerti oleh telingamu


Lantas ku ingin tahu
Dan kau tetap seperti itu
Tanpa tersentuh oleh siapapun
Kecuali aku

Lalu sumpahku terucap
Cinta semati
Lalu menjadikan mu satu-satunya
abd azis ana
bandung 2017








AKU CERITAKAN LAGI


AKU CERITAKAN LAGI



Kekasihku
Aku ceritakan lagi tentang pagi
Pagi yang tiba-tiba menjelma dari balik jendela
Dan menusuk dicela-cela matamu


Kekasihku
Aku ceritakan lagi tentang senja
Senja yang bertebaran pada helai nafamu
Dan matamu yang bening kian merayuku dalam diamku


Aku ceritakan lagi
Tentang mu
Tentangku
Bahwa Cinta kita akan abadi

abd azis ana
bandung 2017







Rabu, 25 Januari 2017

TIDURLAH KEKASIHKU

TIDURLAH KEKASIHKU


Tidurlah kekasihku
Siang telah menjelma gelap
Langit-langitpun penuh dengan lampu bermekaran


Tidurlah kekasihku
Jangan lupa pakai baju tidur mu
Sebab angin kian bersiul dari jendela-jendela kecil

Tidurlah
Esok kau akan jumpai sepotong roti dariku
Dan secangkir kopi


Lantas....!
Aku cium kening mu dengan Cinta
Cinta yang belum sempat aku berikan tadi Malam

abd azis ana
bandung 25/01/2017
Add caption




Selasa, 24 Januari 2017

HUJAN

HUJAN


Di luar tubuhku yang lemah
Hujan turun begitu tenang
Resahkan anak-anak jalanan



Di dalam pikiranku yang tenang
Terbayang wajah Kekasihku merayu
Dan terus mencium keningku pada lelahku


Hujan masih turun
Lantas aku petik kalimat yang terdengar dari telingaku
Terangkum dalam sebuah puisi untuk mu (Istri tercinta)
Abd Azis Ana
bandung- 2017

Perjuangan Tenaga Kerja Wanita dalam Meraih Cita-Cita

Judul Buku             : TKW Mencari Surga Penulis Buku                        : Asa Suzhanty & Abd Azis Ana Penerbit Bu...