Selasa, 18 Juli 2017

RITUAL



Ritual

Setelah aku rebahkan kepalaku diatas pahamu, rintik hujan kian membasahi jendela-jendela kamar dan bunyinya semakin keras hingga pecahkan batu dihalaman kamar
Setiap hujan seperti ini, sering aku melakukan ritual memeluk tubuhmu yang hangat itu dan sering pula mencium kening dan bibirmu.

“Jangan nakal kekasihku” bisikanya didaun telingaku sambil melemparkan senyum manis
Aku hanya tersenyum menatap wajahnya yang cantik,
Jauh dibenakku, aku membayangkan kau wanita yang paling cantik didunia ini. Tapi bibirku tak sempat mengatakan itu

Rintik diluar kamar mengajak merayu, lalu kau dengan malu-malu palingkan mukamu
Tak lama dari itu kau segera menjelma surga dan menawarkan sebuah bibir manis
Bantal guling diantara kita hanya diam sebagai saksi ritual
Abd Azis Ana
Bandung 09-05-2017


Kamis, 13 Juli 2017

KEMBALI

Pergilah
Menjauh dari sisi gelap
Tapi jangan lenyap


Kau yang di cinta
Dan kembali dengan sayap-sayap







Rabu, 12 Juli 2017

PUISI

PUISI




Aku tak mengerti apa yang aku tulis
Kata orang-orang itu puisi yang tertulis
Yang keluar dari pemikiran dan menjelma romantis


Meskipun begitu
Aku tetap tak mengerti
Walaupun tercipta sebuah puisi


Hingga Akhirnya puisi itu kembali lahir
Di antara wajah yang memudar


Kaulah puisi
Dan aku kata demi kata

abd azis ana
bandung 2017


Jumat, 26 Mei 2017

PECAH DI BIBIR

PECAH DI BIBIR

Pecahlah hening di bibirmu
Dan aku peluk tubuhmu yang berupa tubuhku
Nafasmu jelas aku dengar digelap kamarku

Ciumlah dahiku
Sebelum dunia ini kiamat
Lalu ceritakan Tubuhku pada senja barangkali mereka mengerti


Mendekatlah
Aku ingin pecah di sela-sela rambut mu
Aku ingin pecah dibibirmu
Aku ingin pecah dengan Ayat-ayat yang kau lantunkan


Setelah aku menyerupai
Janganlah cemburu
Sebab aku ingin mencintai dengan dicintai


Jangan bertanya tentang cinta
Sebab cinta bukanlah bentuk wajah
Jika cinta lantaran wajah
Lalu bagaimana kau mencintai Tuhan tanpa wajah..?

Abd Azis Ana
Bandung 26 Mei 2017



SEPOTONG WAJAH

SEPOTONG WAJAH

Di kamar yang lelah
Aku kehilangan wajahku yang menyurapai wajahmu
Dan dengkur suaramu hilang tiba-tiba


Sesekali aku meratap
Pada dinding
Pada kasur
Pada bantal-bantal yang penuh peta
Aku tak menemukan wajahmu, melainkan sepi menikam

Di sudut kamar itu
Kau tertawa terbahak-bahak
Sambil meliriku dengan penuh cemburu


Lantas kau berteriak pada linglungku "Aku ada disini, wajahku telah tersalip pada lukisan kenanganmu"

Abd Azis Ana
Bandung. 26 Mei 2017

gambar goole

Selasa, 23 Mei 2017

INGIN BERSAMA MU

AKU INGIN BERSAMA MU

Aku ingin bersamamu
Di antara kata-kata yang hening
Di antara bintang di kamar itu


Aku ingin memeluk mu
Antara gelap dan terang
Dan tak ingin berpaling dari mu

Aku ingin Mencintaimu
Dari hidup dan matiku

Abd Azis Ana
Bandung 2017

Senin, 22 Mei 2017

KACA MATA DI MATA MU

Kaca Mata Dimatamu


Mungkin kau belum tahu, akulah lelaki yang mencintai mu.
Saat kau membuka kaca matamu dan melirik kearahku.
Sungguh sulit aku membayangkan ataupun menulis Puisi tentang cantikmu.


Ketika kau mendekat dan memeluk tubuhku.
Aku rangkum bau Tubuh mu dalam aksara, dan petakan dibantal guling, barangkali kau tak lagi lupa pulang.
Di aksara itu.
Aku ceritakan tentang cintamu, tentang cantikmu, tetang abadimu
Dan di bantal itu
Aku tulis pula peta tentang kita


Sementara Bulan mengatung diatas langit kamar, kakinya di ayun-ayunkan
Seakan-akan ia jatuh cinta pula
Ketika ia tahu tentang Aksara dibantal guling yang aku tulis

Abd Azis Ana
Bandung 22 mei 2017




Perjuangan Tenaga Kerja Wanita dalam Meraih Cita-Cita

Judul Buku             : TKW Mencari Surga Penulis Buku                        : Asa Suzhanty & Abd Azis Ana Penerbit Bu...