Jumat, 19 Juli 2013

JARI TERLUKA





JARI TERLUKA

BY : ABD AZIS
BANDUNG,2013

Ø  
Bagun dari mimpi
Aku lihat jari-jari terkunci dari kesepian
Ada kata di dalam ataupun diluar yang tak mampu di katakan


Ø  
Tadi malam,tubuh dan matamu sama heningnya
 Tajam melirik ketubuhku yang berdiri dingin
kau panggil aku dari persimpangan malam
Dan akupun panggil Tuhan untuk merangkulmu

Ø  
Jilbab dan matamu sama heningnya
Kau paggil aku dari jari yang tak ku mengerti
Dan kupanggil kau dalam angin yang mendesir dipori-porimu

Ø  
Kau sentuh jemariku yang dingin mati
Lalu kau tinggalkan dengan bekas yang tak bisa diterjemahkan
Hanya saja kesepian berkata diluar sadar


Ø  
Kulihat kau diujung jari  yang tergores luka
Dan kau hanya tersenyum manja kearah wajahku yang nyaris tertunduk,lantas aku berbisik dalam duka “kenapa kau tawarkan senyum  sementra jariku tak lagi kau cium”

Ø  
Kemaren lusa
Kau masih menyentuh jemariku yang keriput karena cangkul
Pelan kau telag garis-garis telapak tanganku
Sambil kau katakan “nasibmu telah tertulis didaun”
Sedikit,aku melirikmu sambil kubisikkan hal yang sama

Ø     
Didalam kamar yang sunyi
Kau letakkan ragamu diatas kasur yang kusut,tapi tidak dengan anganmu
Dengan rindu kau elus-elus bekas jarinya dibantal yang penuh dengan peta kecil
Lalu kau cium bau yang tak nyata dan lekas kau pejamkan mata


Ø  
Jari-jarimu yang lembut menimpa kemataku
Menutupi pandanganku kelangit,aku tak melihat bintang selain bintangmu
Aku mulain bersiul merdu diantra angin malam
Tapi kau tarik lagi jarimu dan kau tinggalkan bekas memar

Ø  
Dulu,lembut kau sentuh jemariku
Seperti sang ibu menyentuh bayinya
Tapi kenyataannya,kau tinggalkan jemariku disini dengan luka-luka
Dan membiarkan darahnya terus mengalir keujung kematian

Ø  
Sepertinya luka yang kau salipkan diujung jariku
Sakit,perih itu yang terasa
Sementara jarimu memeluk jari yang lain
Ø  
Sunyi yang kau bisikkan di cela-cela garis tangan,adalah kebangkitan kekuatan untuk menancapkan kebahagiaan jiwa


Ø  
Diamlah jari-jariku
Malam takkan mendengarkan jeritmu ditengah-tengah pengasingan ini kecuali kau tulus menjerit dalam sujud doa-doamu
Diamlah jari-jariku
Mereka takkan mendengar jerit gelisahmu
Sebab mereka telah mabuk dengan angur-anggur yang telah tersaji dimeja luas dan mereka telah menyibukkan diri dari kesunyian jiwa
Tolong diamlah dan tetap kau memutar jarimu yang terluka karna cinta,karena sesungguhnya cinta menempati dua tempat yang berbeda jua sama,yang satu ia menempati ditempat derita dan yang kedua ia menempati ditempat bahagia

PENGATAHUAN
Kita telah temukan jari kita masing-masing
Maka jangan berhenti menghitung jari yang telah tercipta,meski pada hakikatnya hati kita bosan menghitung,sesungguhnya setiap hitungan adalah pengatahuan yang rahasia yang tak ditemukan oleh jiwa kita

RAHASIA
Setiap jari-jari ada garis dan setiap garis adalah pengatahuan yang rahasia
JARI
Bagaimana aku bisa melihat jari-jarimu yang indah itu....?
Sementara jariku belum aku temukan dan belum aku hitung satu persatu

TASBIH
Bagaimana aku bisa menyentuh jari-jarimu...?
Sementara jariku sendiri tak pernah aku sentuh dengan butir tasbih yang melingkar diatas tikar

JARI CINTA
Aku harus katakan  rasa ini lewat jari-jari yang tak bisa dimengerti oleh jiwa tanpa cinta
Maka dengarkanlah bisik pelanku ditelinga kecilmu bahwa jariku telah menedekat kejarimu untuk menyatu dalam keindahan cinta

DOA CINTA  
Jangan kau tinggalkan jariku disini dengan keadaan memar dan luka
Jika kau  lakukan hal itu,maka darah ini akan mengalir untuk mengucapkan doa pengorbanan cinta




KEKASIH HAYAL
Oh,kekasih hayalku yang cantik layaknya bidadari surga,engkau datang dengan jubah putih dan berdiri disampingku sambil kau berbisik “akulah yang kau cintai” dan aku jawab dengan jiwa “dan akulah yang kau cintai jua”

REL
Jadi, aku temukan kau di rel dengan wajah memucat dan bangku tunggu yang mati
Lalu aku dekatkan jariku untuk memebelai rambutmu yang matipula
Aduh......"serumu"
Tuhan telah memelukku "katanya"

HIDUPKEMBALI
Kau terus melukis wajahmu dibayang malam
Dari sudut kesudut kau terus mencakar
Hingga jari yang mati hidup kembali dan kau dekatkan kejari yang lain hingga menyatu dalam angka yang sama

JIWA KOSONG DAN JIWA CINTA
Telah dibisikkan oleh engkau dicela-cela jariku yang nyaris mati
Jiwa yang kosong adalah penghancur  jiwa-jiwa yang lain
Sedangkan jiwa-jiwa cinta adalah penguat untuk jiwa-jiwa yang lain
Telah dibisikkan oleh engkau dicela-cela jariku yang nyaris mati

JIWA KOSONG DAN JIWA CINTA
Jiwa yang kosong adalah penghancuran jiwa-jiwa yang lain
Sedangkan jiwa-jiwa cinta adalah penguat untuk jiwa-jiwa yang lain

DEKAT
Telah kau bsikkan jantung yang bergetar dalam raga"Tuhan dekat dan malaikat dekat pula" layaknya jari-jari yang tak lepas dari raga


CERMEN
Telah kukatakan kepada jari-jarimu yang keriput itu "kita akan kembali kepada cermen"
Dan kita akan jumpai wajah masing-masing dalam tengkurap
Lalu kita akan saling menafsirkan satu sama lain

DITEMUKAN
Suatu saat kita akan jumpai jari kita masing -masing dan kita akan temukan jari yang telah lelah atau mungkin yang sudah mati,lalu kita akan teteskan gerimis dicela langit yang tak musim lagi



WAKTU
Seperti yang diceritakan kemaren oleh bibir manismu "bukan kita yang berpisah tapi waktu yang memisahkan kita dan suatu saat waktu pula yang akan mempertemukan kita diujung jalan dan mata kita saling bertatapan dan jari-jari kita mulain menghitung angka yang terbuang"

GERIMIS TUHAN
Gerimis telah datang dipintu rumahmu dan membasahi halaman rumahmu, aku lihat kau berjalan pintu ke pintu lalu kau singgah di depan yesus, kau tampak tersenyum ketika doa-doa dicurahkan di depan yesus. Aku dengar doa apa yang kau panjatkan, “Jangan biarkan Ia menderita ataupun tersesat dalam cinta”  lantas akupun tersenyum  mendengar doa yang ia panjatkan kepada Tuhannya, lalu kau berdiri dan mendekatiku seperti budak ke tuannya, lekas kau berkata “kenapa kau hanya berdiri di pintu Tuhan?” dan aku menjawab dengan cinta “tidak, ini bukan pintu Tuhanku tapi pintu Tuhanmu dan itu bukan Tuhanku tapi Tuhanmu. Akan tetapi, cinta yang bersarang di dada kita adalah anugerah dari Tuhanmu jua anugerah dari Tuhanku maka, jangan mempermasalahkan tentang agama kita karena manusia dimata Tuhan sama saja. Tapi, hanya saja apa yang disembahnya berbeda.




                                                                              










Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perjuangan Tenaga Kerja Wanita dalam Meraih Cita-Cita

Judul Buku             : TKW Mencari Surga Penulis Buku                        : Asa Suzhanty & Abd Azis Ana Penerbit Bu...