MERENUNG : maaf sebelumya. aku bukan peneliti atau semacamnya tapi kali ini aku akan bicara apa adanya apa yang terjadi pada diriku sendiri;
MERENUNG : banyak teman-teman saya bertanya "kamu kok bisa menulis" dengan santainya aku menjawab "Merenunglah" maka apa yang telah terjadi atau pun apa yang dirasakan di sekeliling kita akan tercipta sebuah karya yang menakjubkan.
Karena merenung merupakan cara termudah untuk mengasah otak yang merupakan kombinasi antara otak Rasional dan otak Emosional hingga tercipta Chemistry yang fantastik. Merenung juga mampu mendapatkan pencerahan dan mendapatkan demensi dunia lain.
Cara inilah yang serng aku lakukan, untuk menciptakan sebuah tulisan atau karya yang telah terbit "Malaikat tanpa nama. Mutiara dalam lumpur. Tunggu puisiku di ujung jalan itu. Mimpi yang sempurna. Nabila -hikayat gadis rantauan-"
"KAU KAH ITU"
Remang wajah mu adalah sukma
Remang senyum mu adalah mantra
Remang bayang-bayang mu adalah kalimat yang tak mampu mereka terjemahkan dalam kertas
Maka aku bertanya "Kau kah itu"
Lalu aku pejamkan mata sambil merenungkan bayang-bayangmu
Agar aku tahu siapa diri mu sebenarnya
karya "Abd Azis Ana" bandung/19/12/2014
MERENUNG : banyak teman-teman saya bertanya "kamu kok bisa menulis" dengan santainya aku menjawab "Merenunglah" maka apa yang telah terjadi atau pun apa yang dirasakan di sekeliling kita akan tercipta sebuah karya yang menakjubkan.
Karena merenung merupakan cara termudah untuk mengasah otak yang merupakan kombinasi antara otak Rasional dan otak Emosional hingga tercipta Chemistry yang fantastik. Merenung juga mampu mendapatkan pencerahan dan mendapatkan demensi dunia lain.
Cara inilah yang serng aku lakukan, untuk menciptakan sebuah tulisan atau karya yang telah terbit "Malaikat tanpa nama. Mutiara dalam lumpur. Tunggu puisiku di ujung jalan itu. Mimpi yang sempurna. Nabila -hikayat gadis rantauan-"
"KAU KAH ITU"
Remang wajah mu adalah sukma
Remang senyum mu adalah mantra
Remang bayang-bayang mu adalah kalimat yang tak mampu mereka terjemahkan dalam kertas
Maka aku bertanya "Kau kah itu"
Lalu aku pejamkan mata sambil merenungkan bayang-bayangmu
Agar aku tahu siapa diri mu sebenarnya
karya "Abd Azis Ana" bandung/19/12/2014
penulis abd azis ana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar