Minggu, 15 Maret 2015

JALAN PULANG

MERINDUKAN AZAN
Rindu ini non, bukan rindu sembarang rindu, tapi rindu ini adalah rindu panggilan azan
Lantas untuk siapa rindu mu itu...?
Jika untukku seorang, kau sungguh salah meletakkanya sebab aku tak merindukanmu tapi aku merindukan azan mangrib itu
Bandung/08/03/2015

BERKALI-KALI
Berkali-kali aku memanggilmu non dari belakang, tapi kau terus mempercepat langkahmu hingga keujung senja
Lalu buat apa aku meneteskan gerimis dan memetik gitar untukmu non, jika ini sebuah luka

Jangan kembali non...!
Sebab luka ini tak bisa terkikis oleh parasmu yang cantik bak rembulan
Barangkali luka ini aku nyanyikan umtuk malam
Bandung/08/03/2015

JALAN PULANG
Sepagi ini non, anganku tetuju pada terminal dan mengulang-ulang kenakalan kenagan yg membuat kita mengerti jalan pulang
Bandung/15/03/2015

Senin, 02 Februari 2015

Panggung Demokrasi karya Indra Intisa

INFO BUKU TERBARU
Penerbit Meta Kata, Januari 2015
===================================
Judul: Panggung Demokrasi
Penulis: Indra Intisa 
Pemerhati Aksara: @Avet89
Pewajah Sampul: de A media creatif
Penata Letak Isi: de A media kreatif 
===================================
ISBN: 978-602-1203-76-7
===================================
Harga: Rp 35.000,-
===================================
Order:
via SMS ke 081907820606
#PD#Nama#Alamat#JumlahOrder
via WEB di www.anrmart.com
===================================
Testimoni:
“Kita akan tertawa terbahak-bahak atau tersenyum simpul setelah membaca puisi-puisi (sekitar 90 puisi) dalam antologi puisi karya penyair Indra Intisa ini. Buku kumpulan puisi bertajuk Puisi Mbeling Panggung Demokrasi ini, rupanya benar-benar mbeling. Sebab, tema dan topik yang berkaitan dengan Cinta, Pemilu 2014, dan Cerita di Warung Kopi, dikemas dengan menggunakan diksi dan nada yang tipikal kritis dan sense of humour. Seperti dapat kita ketahui melalui kata pengantar, bahwa sang penyair menyukai genre puisi mbeling dalam menyampaikan sesuatu. Agaknya, puisi-puisi mbeling karya Remy Sylado—pelopor puisi mbeling—sangat berpengaruh bagi jiwa dan cara pengolahan dan penyajian sesuatu yang dikerjakan penyair Indra Intisa. Berikut ini, puisi Janji yang sering diumbar oleh siapa pun—terutama oleh para pemimpin di negeri ini: janji-janji itu/ ibarat kentut/ hanya sesaat/ setelah bunyi//. Dengan demikian, buku kumpulan puisi ini, layak dibaca oleh siapa pun untuk melihat ceruk-ceruk gelap yang selama ini tak terpikirkan oleh siapa pun. Meskipun harus tertawa atau tersenyum ketika membacanya.”
—Sukur Budiharjo
Penulis Buku, Penyair, Guru Sastra


AKU TAK MENEMUKAN



AKU TAK MENEMUKAN
 
Aku tak menemukan telingamu non
Jadi aku berbicara sendiri tanpa kau dengar sedikit pun
Menjerit hanya sekedar jeritan karena kau tak punya telinga

Aku tak menemukan mata mu non
Jadi aku menagis seorang diri tanpa saksi matamu

Sungguh aku tak menemukan mu non
Aku tak menemukan tubuh mu
Ah, kau ternyata mati di februari
abd azis ana
Bandung/01/02/2015


Rabu, 14 Januari 2015

JANGAN MARAH JIKA DI KUTUK



JANGAN MARAH JIKA DI KUTUK

Di terminal
Hujan masih kekal
Dan anak terminal itu menunggu bus untuk di jemput
Kadang, anak itu tertinggal
Tapi anak itu tak ingin meninggal

Jika anak terminal itu tertinggal
Maka ia mengutuk mereka yang pura-pura tak melihat
Dan mengutuk mereka yang pura-pura tuli

Jangan marah jika di kutuk
Sebab kau pantas di kutuk
Karena kau adalah keturunan orang terkutuk

(maaf jika ini menyakiti)
Bandung,14/01/2015
abd azis ana
 

DOA ANAK JALANAN "Sajak yang terlahir dari hati"



DI TERMINAL

Di suatu pagi
Ketika mentari datang kembali
Sekerombolan anak berlari-lari
Lari mengejar taksi yang bergengsi
Demi mimpi di tengah-tengah mimpi

Lalu anak itu mulai bernyanyi
Bernyanyi tentang hati
Bernyanyi tentang harga diri
Bernyanyi tentang dewa dewi

Tapi kau malah memandang sebelah kiri
Sambil kau makan sebungkus roti
Tapi anak itu masih bernyanyi dengan sepenuh hati
Hingga akhirnya kau memberi
Walau hanya receh yang tak bisa di tukar dengan terasi
abd azis ana
Bandung/14/01/2015

Perjuangan Tenaga Kerja Wanita dalam Meraih Cita-Cita

Judul Buku             : TKW Mencari Surga Penulis Buku                        : Asa Suzhanty & Abd Azis Ana Penerbit Bu...