DI TERMINAL
Di suatu pagi
Ketika mentari datang kembali
Sekerombolan anak
berlari-lari
Lari mengejar taksi
yang bergengsi
Demi mimpi di
tengah-tengah mimpi
Lalu anak itu mulai
bernyanyi
Bernyanyi tentang hati
Bernyanyi tentang harga
diri
Bernyanyi tentang dewa
dewi
Tapi kau malah
memandang sebelah kiri
Sambil kau makan
sebungkus roti
Tapi anak itu masih
bernyanyi dengan sepenuh hati
Hingga akhirnya kau
memberi
Walau hanya receh yang
tak bisa di tukar dengan terasi
abd azis ana
Bandung/14/01/2015

Tidak ada komentar:
Posting Komentar